cektrans
- Asal
- Produk sendiri
- Tahun
- 2026
- Kategori
- Open Source
- Status
- Live
- Stack
- Vue 3, TypeScript, Vite, Pinia, Tailwind v4, Leaflet, Socket.IO, Vue Router, Vue I18n, Rust, Axum, Docker, Traefik
Pelacak realtime untuk TransPalu dan Trans Donggala. Menyajikan posisi bus dan estimasi waktu tiba langsung dari sistem resmi Mitra Darat, lewat web app yang ringan dan bisa dibuka di HP tanpa install.
Kunjungi produk →№ 01 / Tantangan
Tantangan
Sistem BRT Nusantara yang dipakai operator TransPalu dan Trans Donggala menyediakan data realtime, tapi data itu tidak dapat diakses publik secara langsung: payload-nya terenkripsi AES-256-CBC, butuh kunci operator, dan tidak ada antarmuka publik resmi yang menampilkan posisi bus untuk pengguna akhir. Akibatnya, calon penumpang di Palu dan Donggala tidak punya cara sederhana untuk tahu apakah bus sudah dekat, masih jauh, atau bahkan belum beroperasi, dan harus berangkat ke halte tanpa kepastian.
№ 02 / Yang kami bangun
Yang kami bangun
Banua Coder membangun cektrans sebagai pelacak independen untuk TransPalu dan Trans Donggala. Sebuah Rust proxy (axum + socketioxide + rust_socketio) menjembatani API operator yang terenkripsi: menangani crypto AES-256-CBC, caching REST, dan fan-out Socket.IO ke browser. Di sisi pengguna, Vue 3 SPA dengan Leaflet menampilkan peta realtime, daftar koridor, detail halte, estimasi tiba, sampai trip planner, semuanya tanpa install dan dapat dibuka langsung dari browser HP atau desktop.
№ 03 / Dampak & Hasil
Dampak & Hasil
- 01 Antarmuka publik pertama untuk melacak TransPalu & Trans Donggala secara realtime
- 02 Membantu commuter Palu dan Donggala mengecek bus sebelum berangkat ke halte
- 03 Menunjukkan engineering depth Banua Coder pada civic tech & infra realtime
- 04 Stack penuh sendiri: Vue 3 frontend, Rust proxy, Docker + Traefik di VPS
Video
Lihat versi bergeraknya. Tekan play; tidak ada yang dimuat sebelum Anda menekannya.
Peluncuran produk · 16:9 · 61 dtk
Video peluncuran cektrans
Di dalam produk
Tampilan nyata dari produk yang sudah berjalan.
-
Gbr. 01
-
Gbr. 02
-
Gbr. 03
№ 06 / Detail proyek
Konteks
TransPalu dan Trans Donggala adalah dua layanan Bus Rapid Transit (BRT) yang
dijalankan oleh operator daerah di Sulawesi Tengah, terintegrasi ke sistem BRT
Nusantara milik Mitra Darat. Sistem operator memang mencatat posisi bus secara
realtime, tapi datanya hidup di balik API internal, dengan payload yang dienkripsi
AES-256-CBC dengan kunci yang hanya dipegang operator. Tidak ada aplikasi
publik resmi yang menampilkan posisi bus, sehingga calon penumpang tidak punya
cara melihat apakah bus sudah dekat sebelum mereka jalan ke halte.
cektrans dibangun sebagai jembatan: mengambil data realtime dari sistem operator, menanganinya dengan aman di server, lalu menyajikannya ke publik dalam bentuk yang ringan, cepat, dan mudah dipakai dari HP maupun desktop.
Tampilan Aplikasi



Yang Kami Bangun
- Rust proxy: Layanan
axumyang membungkus API operator. Menangani enkripsi/dekripsiAES-256-CBCuntuk token dan body, caching response REST, dan jembatan Socket.IO antara upstream (rust_socketio) dan publik (socketioxide). Kunci dan endpoint operator hanya hidup di environment proxy; frontend tidak pernah menyentuhnya. - Vue 3 SPA: Aplikasi web dengan Leaflet untuk peta, Pinia untuk state global (koridor, halte, bus aktif), Vue Router untuk navigasi antara kota, dan Vue I18n untuk dukungan bilingual. Tailwind v4 menjaga tampilan konsisten dengan brand Banua Coder.
- Realtime UX: Posisi bus bergerak di peta begitu update masuk via Socket.IO. Setiap koridor punya warna berbeda, dan tiap halte punya kartu detail dengan daftar bus yang akan datang plus estimasi waktu tiba.
- Trip planner: Pengguna bisa memilih halte asal dan tujuan, dan aplikasi menyarankan rute dengan kombinasi koridor yang masuk akal.
- Operasional: Dua container (web + proxy) dibangun via Dockerfile,
dijalankan dengan
docker composedi belakang Traefik dengan TLS dari Let’s Encrypt. Versi dan SHA build muncul di footer untuk traceability.
Catatan teknis
Tantangan utama ada di proxy, bukan di UI. Upstream BRT Nusantara menggunakan handshake terenkripsi: token harus dienkripsi dengan AES-256-CBC, respons body juga terenkripsi, dan koneksi Socket.IO mengikuti varian protokol mereka sendiri. Rust dipilih untuk proxy karena:
- Type safety untuk crypto path: kompiler menangkap kesalahan handling buffer/byte yang gampang lepas di bahasa dinamis.
- Performance: proxy melayani Socket.IO fan-out, REST caching, dan decrypt body per request tanpa menjadi bottleneck.
- Single binary deploy: container kecil, restart cepat, predictable memory footprint di shared VPS.
Pemisahan tegas antara proxy (semua secret) dan web (publik, tanpa secret) menjaga rotasi kunci operator tetap sederhana: cukup update env var di container proxy tanpa menyentuh frontend.
Dampak
cektrans termasuk antarmuka publik pertama untuk melacak TransPalu dan Trans Donggala secara realtime. Untuk pengguna sehari-hari di Palu dan Donggala, ini mengubah pengalaman naik BRT dari “datang ke halte dan menunggu tanpa tahu kapan” menjadi “cek peta dulu, baru berangkat saat bus mendekat”.
Buat Banua Coder, cektrans adalah bukti bahwa tim lokal di Palu sanggup membangun infra realtime end-to-end, dari Rust proxy yang menangani crypto operator, ke Socket.IO fan-out, ke peta Leaflet di browser, dan menjalankannya 24/7 di VPS sendiri. Ini juga produk consumer pertama Banua Coder di kategori civic tech / transportasi publik.
Tech Stack
- Vue 3
- TypeScript
- Vite
- Pinia
- Tailwind v4
- Leaflet
- Socket.IO
- Vue Router
- Vue I18n
- Rust
- Axum
- Docker
- Traefik
Tautan
Mulai proyek
Butuh sistem seperti ini?
Ceritakan produk atau sistem Anda. Kami balas dengan cakupan, jadwal, dan estimasi yang realistis.